Bupati Karimun Berkomitmen Maksimalkan BLK dan Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Menanggapi Aspirasi Yayasan SAI

Membahas isu yang dimotori oleh Yayasan Seniman Api Indonesia (SAI), Bupati Karimun, Iskandarsyah, telah berjanji untuk memaksimalkan penggunaan Balai Latihan Kerja (BLK) dan mendorong penyerapan tenaga kerja lokal. Ini merupakan langkah strategis yang diambil untuk merespons aspirasi masyarakat dan menjawab tantangan tenaga kerja di wilayah tersebut.
Bupati Karimun Merespon Aspirasi Masyarakat
Iskandarsyah, Bupati Karimun, telah merespon aspirasi masyarakat tentang penyerapan tenaga kerja lokal dengan positif. Dia telah menunjukkan komitmen kuatnya untuk memajukan peluang kerja bagi pekerja lokal, terutama mereka yang berprofesi sebagai welder dan fitter.
Komitmen ini dinyatakan oleh Bupati saat hadir dalam acara berbagi berkah Ramadan di Teluk Uma. Pada kesempatan tersebut, dia mendengarkan langsung aspirasi dari Yayasan SAI tentang nasib tenaga kerja lokal dan optimalisasi fasilitas pelatihan kerja di daerah.
Peran Yayasan SAI dalam Mempersiapkan Tenaga Kerja Lokal
Yayasan SAI, di bawah kepemimpinan Ahmad Musafit, telah aktif dalam mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan bersertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Meski demikian, lulusan pelatihan sering kali menemui kesulitan saat mencoba masuk ke perusahaan karena adanya syarat pengalaman kerja minimal tiga tahun.
Musafit berpendapat bahwa para lulusan yang telah mendapatkan sertifikat kompetensi sebenarnya sudah memenuhi standar industri yang beroperasi di Kabupaten Karimun. Ia berharap bahwa mereka yang telah disertifikasi diberi kesempatan untuk menunjukkan kompetensinya dan dapat bekerja di perusahaan tanpa dibatasi oleh syarat pengalaman kerja tiga tahun.
Komitmen Bupati Iskandarsyah
Dalam merespon hal tersebut, Bupati Iskandarsyah menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat menghargai perhatian dan usaha Yayasan SAI dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal.
Ia berjanji bahwa para pekerja lokal yang telah dilatih dan bersertifikat oleh BNSP akan menjadi prioritas di daerah mereka sendiri. Bupati berkomitmen untuk segera berkoordinasi dan merumuskan nota kesepakatan atau MoU dengan perusahaan yang beroperasi di Karimun.
Iskandarsyah menjelaskan bahwa melalui kerjasama tersebut, diharapkan perusahaan dapat memberikan kesempatan kepada tenaga kerja lokal untuk uji kompetensi secara langsung. Dengan demikian, syarat pengalaman kerja tidak lagi menjadi hambatan bagi lulusan baru.
Bupati Karimun Maksimalkan BLK
Bupati Iskandarsyah juga sepakat untuk memaksimalkan penggunaan fasilitas pelatihan yang telah ada di daerah. Ia mengakui bahwa saran untuk memanfaatkan BLK Kemnaker dan LPK lokal di Karimun sangat sesuai dengan visi pemerintah setempat.
Ke depannya, program pelatihan ketenagakerjaan akan difokuskan di Karimun. Tidak lagi perlu biaya besar untuk mengirim peserta pelatihan ke luar daerah, karena fasilitas dan instruktur sudah tersedia di Karimun.
Langkah Strategis untuk Meningkatkan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Pertemuan tersebut diharapkan dapat membangun sinergi antara Yayasan SAI, Pemerintah Kabupaten Karimun, dan perusahaan industri untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal.
Beberapa langkah yang direncanakan antara lain memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal bersertifikat, memusatkan program pelatihan di Balai Latihan Kerja Karimun, dan merealisasikan penandatanganan MoU antara pemerintah daerah dan perusahaan terkait kuota penyerapan tenaga kerja lokal.
Yayasan SAI sendiri menyatakan kesiapannya untuk mendukung realisasi komitmen tersebut dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung kemajuan sektor industri di Kabupaten Karimun.